Bawaslu Buol Ikuti Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif Bersama Bawaslu RI dan Komisi II DPR RI
|
BUOL, Bawaslu Kabupaten Buol – Ketua Bawaslu Kabupaten Buol, Karianto, bersama Anggota Bawaslu Kabupaten Buol, Moh. Taufik Abdullah, mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Kabupaten Donggala, Senin (15/9/2025) melalui zoom.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia dengan menghadirkan Komisi II DPR RI sebagai mitra strategis dalam memperkuat agenda demokrasi, khususnya melalui peran aktif masyarakat dalam pengawasan Pemilu.
Selain jajaran Bawaslu Buol, sosialisasi ini juga diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, para Kepala Bagian Bawaslu Provinsi, serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tengah. Turut serta pula perwakilan tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, pemilih pemula, serta tokoh perempuan dari Kabupaten Donggala.
Tangkapan layar zoom kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Penyelenggaraan Pemilihan Umum yang diselenggaran oleh Bawaslu RI di Kabupaten Donggala, Senin (15/9/2025)
Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Nasrun, menekankan bahwa pengawasan partisipatif merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga integritas Pemilu. Menurutnya, upaya pencegahan melalui kolaborasi dengan masyarakat adalah kunci agar potensi pelanggaran dapat diminimalisir sejak dini.
“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan masyarakat, baik sebagai pemilih maupun pengawas, harus terus didorong. Dengan sinergi ini, kita dapat menjaga demokrasi tetap berintegritas,” ungkap Nasrun.
Sementara itu, Anggota DPR RI, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, yang hadir sebagai narasumber, mendorong penguatan kerja sama Bawaslu dengan masyarakat melalui pemberdayaan komunitas seperti forum warga, kampung pengawasan, hingga kader pengawasan partisipatif. Menurutnya, kesadaran politik masyarakat perlu dipupuk sejak masa non-tahapan menuju Pemilu 2029.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun pemahaman bersama bahwa pengawasan partisipatif adalah bagian tak terpisahkan dari penguatan demokrasi. Sinergi antara Bawaslu, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan diyakini menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Pemilu yang bersih, jujur, dan adil.
Sumber: Media sosial Bawaslu Sulteng
Penulis: yni
Foto: Humas Bawslu Kabupaten Buol