Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Buol Dukung Penguatan Kearifan Lokal melalui Rembuk Budaya 2025

Anggota Bawaslu Kabupaten Buol, Ismajaya (Dua dari kiri), dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Buol, Muhamad Singara (Satu dari kiri) saat hadir dalam acara pembukaan Rembuk Budaya Kabupaten Buol, Selasa 27/5 di Anjungan Leok I Kabupaten Buol.

Anggota Bawaslu Kabupaten Buol, Ismajaya (Dua dari kiri), dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Buol, Muhamad Singara (Satu dari kiri) saat hadir dalam acara pembukaan Rembuk Budaya Kabupaten Buol, Selasa 27/5 di Anjungan Leok I Kabupaten Buol.

 

BUOL,  Bawaslu Kabupaten Buol - Anggota Bawaslu Kabupaten Buol, Ismajaya, bersama Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Buol, Muhamad Singara, turut menghadiri pembukaan kegiatan Rembuk Budaya Kabupaten Buol Tahun 2025 yang digelar  Selasa, 27 Mei 2025. Kehadiran keduanya menjadi bentuk nyata dukungan Bawaslu terhadap penguatan nilai-nilai kebudayaan dan partisipasi aktif dalam pembangunan sosial berbasis kearifan lokal.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini secara resmi dibuka oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, didampingi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Arniwaty Lamadjido yang hadir langsung di tengah masyarakat Kabupaten Buol. Momentum ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, lembaga negara, dan seluruh elemen masyarakat dalam memajukan kebudayaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam keterangannya, Ismajaya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. "Rembuk Budaya merupakan ruang penting untuk menggali kembali nilai-nilai lokal yang menjadi bagian dari identitas bangsa. Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu juga percaya bahwa budaya merupakan roh dalam membangun demokrasi yang bermartabat," ungkapnya.

Sementara itu, Muhamad Singara menambahkan bahwa kehadiran Bawaslu dalam forum-forum kebudayaan adalah bagian dari komitmen membangun kedekatan dengan masyarakat dan memperkuat fungsi kelembagaan di luar momentum elektoral.

Rembuk Budaya Kabupaten Buol Tahun 2025 ini diharapkan menjadi wadah reflektif dan proyektif dalam merancang masa depan kebudayaan daerah, sekaligus mempererat harmoni sosial di tengah kemajemukan yang ada.