Lompat ke isi utama

Berita

Hadiri Rakornas Bawaslu, Karianto Dorong Integritas Pemilu Lewat Teknologi Informasi

Buol

Ketua Bawaslu Kabupaten Buol, Karianto ( Dua dari kanan ) saat hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang dan Informasi Bawaslu yang berlangsung pada 16–18 September 2025 di Hotel Claro, Makassar.

MAKASSAR, Bawaslu Kabupaten Buol – Ketua Bawaslu Kabupaten Buol, Karianto, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang dan Informasi Bawaslu yang berlangsung pada 16–18 September 2025 di Hotel Claro, Makassar.

Rakornas ini mengangkat tema “Mewujudkan Bawaslu yang Berintegritas Melalui Dukungan Teknologi Informasi yang Terpercaya”, dengan melibatkan perwakilan dari 22 Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar lembaga dalam meningkatkan kualitas pengawasan Pemilu.

Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu RI, Fuadi, yang dalam sambutannya menegaskan peran strategis teknologi informasi sebagai instrumen untuk menghadirkan Bawaslu yang akuntabel dan transparan.

“Dengan dukungan teknologi yang terpercaya, kita dapat memastikan proses Pemilu berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Fuadi.

Kehadiran Ketua Bawaslu Buol, Karianto, pada forum strategis ini mencerminkan komitmen Bawaslu Kabupaten Buol untuk terus memperkuat kapasitas pengawasan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Menurutnya, sinergi nasional yang dibangun dalam Rakornas akan menjadi bekal penting dalam mewujudkan Pemilu yang berintegritas di tingkat daerah.

Rakornas ini menjadi ruang penting untuk memperkuat sinergi nasional. Bagi kami di Bawaslu Kabupaten Buol, pemanfaatan teknologi informasi bukan hanya soal sistem, tetapi juga komitmen menjaga integritas dan transparansi agar setiap tahapan Pemilu dapat diawasi secara maksimal,” ungkap Karianto.

Rakornas ini juga menjadi ruang berbagi gagasan, pengalaman, serta strategi penguatan sistem informasi di lingkungan Bawaslu. Dengan demikian, seluruh jajaran pengawas Pemilu dapat bergerak selaras, adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus konsisten menjaga marwah demokrasi di Indonesia.

Penulis: yni