Lompat ke isi utama

Berita

Taufik Abdullah Tekankan Peran Masyarakat dalam Pembaruan Data Pemilih

Buol

Anggota Bawaslu Kabupaten Buol, Moh. Taufik Abdullah (Satu dari kiri) saat menyampaikan arahan dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang digelar di Desa Mendaan, Kecamatan Karamat, Kabupaten Buol, Sabtu (22/11). 

 

BUOL, Bawaslu Kabupaten Buol — Anggota Bawaslu Kabupaten Buol, Moh. Taufik Abdullah, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) saat memberikan arahan dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang digelar di Desa Mendaan, Kecamatan Karamat, Kabupaten Buol, Sabtu (22/11).

Dalam pemaparannya, Taufik menjelaskan secara rinci mekanisme PDPB, mulai dari proses pendataan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu, identifikasi potensi kerawanan, hingga bentuk-bentuk pengawasan yang dapat dilakukan masyarakat untuk memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir.

“Proses PDPB bukan hanya tugas penyelenggara pemilu. Masyarakat memiliki peran yang sangat besar dalam memastikan data pemilih di wilayahnya tetap sesuai dengan keadaan sebenarnya,” ujar Taufik.

Ia menekankan bahwa informasi dari warga mengenai penduduk yang pindah domisili, meninggal dunia, atau pemilih yang belum terdaftar menjadi elemen penting dalam penyempurnaan data pemilih. Minimnya informasi dari masyarakat, kata Taufik, sering kali menjadi penyebab data pemilih tidak akurat.

Buol

Suasana kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang digelar di Desa Mendaan, Kecamatan Karamat, Kabupaten Buol, Sabtu (22/11).

“Informasi sekecil apa pun sangat berarti. Ketika ada warga yang pindah, meninggal, atau pemilih pemula yang belum masuk daftar, mohon segera disampaikan melalui posko aduan masyarakat di Kantor Bawaslu Kabupaten Buol. Ini adalah bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam menjaga kualitas pemilu,” tambahnya.

Taufik juga mengingatkan bahwa akurasi data pemilih berpengaruh langsung pada terpenuhinya hak pilih masyarakat dalam pemilu dan pilkada mendatang. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa serta pengawas pemilu di lapangan.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab antara Bawaslu, pemerintah desa, dan masyarakat. Bawaslu Kabupaten Buol berharap partisipasi masyarakat dalam pengawasan PDPB dapat terus meningkat sebagai bagian dari upaya menciptakan daftar pemilih yang akurat, inklusif, dan berkelanjutan.